
DISKOMINFO, SITARO- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro menggelar Forum Satu Data untuk mendukung implementasi regulasi Satu Data Indonesia di Sitaro. Selasa, (5/11/23) bertempat di Media Center Kantor Bupati.
Mewakili Penjabat Bupati Joi Oroh, kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Denny Kondoj selaku dewan pengarah.
Forum Satu Data ini bertujuan untuk mempersiapkan rencana aksi kebutuhan data sektoral serta memetakan nama data dan jenis data yang disertai perangkat daerah sebagai produsen data, jadwal pemutakhiran data, dasar atau rujukan prioritas dalam daftar data Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
Narasumber dalam pelaksanaan kegiatan ini, yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sitaro Ronald Pakasi sebagai sekretariat data, Kepala Badan Pusat Statistik Irena Listianawati sebagai pembina data, serta Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Stanly Tukunang sebagai wali data.
Para peserta kegiatan ini adalah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro yang juga merupakan produsen data.
Melalui forum data ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan pemahaman para produsen data mengenai urgensi data sehingga setiap perangkat daerah selaku produsen data dapat berkoordinasi dengan walidata untuk mengumpulkan data yang sesuai dengan prinsip Satu Data sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Nomor 28 Tahun 2022.
“Pelaksanaan sosialisasi ini sangat penting untuk peningkatan pemahaman dalam pengolahan data dan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro,” kata Sekda Denny Kondoj.
Dikatakan, penyelenggaraan sistem satu data di Kabupaten Sitaro membutuhkan komitmen kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh komponen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sitaro sesuai kewenangan yang dimiliki.
“Ini diharapkan supaya peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga kita bisa lakukan sesuai dengan kemampuan yang ada, dan bisa sesuaikan dengan di daerah lain. Kita upayakan untuk bisa kita juga ada didalam Indonesia satu data,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kegiatan Forum Satu Data ini, diadakan juga penandatangan berita acara Hasil Pemetaan Perencanaan Data Statistik Sektoral.
Dengan adanya penandatanganan ini, maka akan terbentuk suatu forum yang menjadi wadah dalam mempersembahkan tata laksana kerja data sektoral dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Hal ini tentunya menjadi upaya bersama dalam membangun dasar yang kuat untuk mendukung rancangan kebijakan pemerintah dalam menyelenggarakan satu data Indonesia.
Melalui penandatanganan ini, diharapkan arah pengembangan kerjasama statistik sektoral lebih terarah dan menghasilkan ragam data yang berkualitas serta menjawab tantangan kebutuhan data masa kini dan yang akan datang.
