Gubernur Olly Dondokambey Lantik Joi Eltiano Bernadin Oroh sebagai Pj Bupati Sitaro

DISKOMINFO, SITARO- Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Provinsi Sulawesi Utara Drs Joi Eltiano Bernadin Oroh resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, berdasarkan Surat Keputusan Mendagri.

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (25/9/2023).

Pelantikan ditandai dengan pengucapan Sumpah/Janji oleh Gubernur Olly Dondokambey, setelah itu dilanjutkan penandatanganan berita acara dan pakta integritas serta penyamatan tanda jabatan. Kemudian dilanjutkan dengan serah terima Jabatan dari Bupati Purna Tugas Evangelian Sasingen kepada Penjabat Bupati Sitaro Joi Eltino Bernadin Oroh, disaksikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Adapun dilantik bersama Penjabat Bupati Kepulauan Sitaro 4 (empat) orang Penjabat Bupati lainnya yaitu, Pj. Bupati Minahasa Djemy Kumendong (Kepala BKD), Pj. Bupati Minahasa Tenggara Ronal Sorongan (Kadis Koperasi dan UMKM), Pj. Walikota Kotamobagu Asripan Nani (Asisten II Sekprov), Pj. Bupati Bolaang Mongondouw Utara Sarifudin Lasena (Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah).

Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada kelima Kepala Daerah, yang telah bekerja memberikan terbaik untuk daerahnya selama bertugas.

Terima kasih yang tulus dan mendalam atas dedikasi, pengabdiannya selama ini karena telah menjalankan tugas dengan baik dan telah dibuktikan dengan banyak penghargaan-penghargaan yang diterima dari Pemerintah Pusat. Hari ini ada lima Kepala Daerah yang tugasnya telah berakhir dengan prestasi gemilang.

Untuk itu para Penjabat Bupati dan Walikota diminta amanah dalam menjalankan tugas, serta harus dijunjung integritas dan dedikasi serta penuh tanggungjawab, dan yang paling utama memprioritaskan kepentingan rakyat diatas segala-galanya dengan pembangunan daerah.

Ingat filosofi Jawa ‘kuasa nggendong lali’ yang artinya ketika kuasa itu didapat maka kekuasaan yang dimiliki bisa membuat orang berkuasa menjadi lupa asal usulnya, bisa lupa teman, bisa lupa keluarga, bisa lupa prosesnya.

Sehingga saat menjalankan tugas ingat baik-baik pepatah jawa ini, karena ketika kekuasaan itu dapat kadang-kadang orang hanya melihat terangnya lampu, tidak pernah melihat sisi gelap kekuasaan itu didapat, pesan Gubernur.