Laporan Tim BPBD di Tagulandang terkait Dugaan Nelayan Hilang

DISKOMINFO, SITARO – Tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) di Tagulandang telah menyelesaikan pertemuan dengan keluarga terduga korban nelayan yang hilang, diwakili oleh Kapitalau Laingpatehi.

Dalam pertemuan tersebut, telah disampaikan klarifikasi terkait berita yang beredar mengenai orang hilang yang ditemukan. Setelah dilakukan verifikasi, diketahui bahwa informasi tersebut tidak benar.

Faktanya, yang ditemukan adalah Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal LCT (Landing Craft Transport) yang berlayar dari Ternate menuju Manado dan terdampar di perairan Morotai. Dengan demikian, informasi tersebut tidak terkait dengan korban yang dilaporkan hilang.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak keluarga telah menginformasikan bahwa pembaruan terkait pencarian orang hilang akan selalu disampaikan oleh pihak SAR (Search and Rescue) melalui Grup Potensi SAR seluruh Indonesia.

Selain itu, Tim BPBD juga telah memberikan kontak person dari pihak SAR, yaitu Kepala Seksi Operasi SAR Manado dan Koordinator Pos SAR Tahuna, agar keluarga dapat berkomunikasi langsung untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai pencarian korban.

Tambahan informasi yang juga telah disampaikan kepada keluarga korban adalah bahwa operasi pencarian saat ini tidak lagi dilakukan, mengingat rentang waktu pencarian yang telah mencapai satu minggu. Berdasarkan evaluasi dan pertimbangan teknis, kemungkinan korban masih berada di perairan Sitaro dinilai sangat kecil.

Tim BPBD tetap berkoordinasi dengan pihak terkait dan akan memberikan dukungan informasi sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.