Rapat Paripurna Istimewa Harla Pancasila dan HUT Sitaro Ke-17

DISKOMINFO, SITARO- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), digelar Rapat Paripurna DPRD yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Pelaksanaan rapat tersebut bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sitaro, Sabtu (1/6/2024). Rapat paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Djon Ponto Janis.

Rapat paripurna yang mengusung tema “Sitaro Tangguh” ini mencerminkan ketangguhan dan kekuatan yang didalamnya tak lepas dari peran serta semua keluarga besar Negeri 47 Pulau yang terus berjuang melewati setiap tantangan.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Joi Oroh menyampaikan bahwa peringatan hari ulang tahun ke-17 Kabupaten Kepulauan Sitaro merupakan sebuah perjalanan yang penuh dengan dinamika dan tantangan, namun juga diwarnai dengan berbagai pencapaian prestasi yang membanggakan.

“Untuk itu peringatan hut ini menjadi momentum intropeksi bagi kita semua, terutama dalam menghadapi dan bangkit dari musibah bencana alam erupsi Gunung Api Ruang, namun dengan semangat gotong-royong yang kuat kita harus melalui masa sulit ini. Hari ini kita berdiri lebih kuat dan lebih siap menghadapi segala tantangan yang akan datang. Mari kita terus memperkuat fondasi kita dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi yang akan datang,” ucap Oroh penuh harapan.

Sementara itu mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Sulut Djemi Gagola dalam sambutannya menyampaikan agar di momen hut ke-17 sekaligus Hari Lahir Pancasila, Kabupaten Sitaro akan semakin unggul dan produktif. Beliau mengajak agar kedua peringatan ini mampu dimaknai dengan seksama dan penuh dedikasi demi kemajuan bersama.

“Selamat merayakan HUT ke-17 kepada jajaran Pemerintah Daerah, DPRD, komponen pembangunan dan seluruh masyarakat di Sitaro. Semoga dengan momentum ini kita dapat mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sitaro semakin unggul, sejahtera dan harmonis berbasis sumber daya produktif dan kearifan lokal,” ungkap Gagola.