
DISKOMINFO, SITARO- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kantor Perwakilan Provinsi Sulut bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) SITARO, menggelar kegiatan Orientasi Kampung KB dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Utara tahun 2023, Selasa (3/10/2023) di Auditorium Pemkab Sitaro.
Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan SITARO Joi Oroh menyebutkan bahwa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, diperlukan pengembangan Program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.
Terselenggaranya kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung KB diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pengelolaan tingkat desa tentang upaya penanganan stunting.
“Bukan hanya sekedar meningkatkan pemahaman tentang stunting, tapi bisa menjadi upaya pencegahan dan penanggulangannya,” ujar Oroh.
Sebagaimana waktu lalu tepatnya 15 September melalui Keputusan Gubernur Sulawesi Utara, SITARO boleh meraih peringkat 1 Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Tahun 2023.
“Ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab SITARO terkait penanganan stunting. Tentunya ini berkat kontribusi dari semua pihak baik Pemda, DPRD, Instansi Vertikal juga Masyarakat,” jelasnya.
Ia pun mengajak agar semua pihak mampu memaksimalkan program pemerintah yaitu GESIT EVA’S. Sehingga setiap anak akan mendapatkan perawatan serta dukungan yang layak untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan SITARO Ny Maya E Oroh Rumengan SE sebagai narasumber.
Turut hadir Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Ir Diano Tino Tandayu MErg bersama jajaran, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian SETDA, Camat, Kapitalau, Para Kader Dasyat, Kader KB, dan Anggota Pokja.
