


DISKOMINFO, SITARO- Penilaian kinerja stunting adalah suatu proses atau kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi. Untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting dengan menggunakan instrumen penilaian berdasarkan indikator dan periode waktu yang ditetapkan.
Berdasarkan hal tersebut, Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulut lakukan kunjungan lapangan ke Kantor Bappelitbangda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (01/08/2023).
Kunlap itu disambut secara adat dan diterima baik oleh Sekretaris Daerah Drs Denny D Kondoj MSi.
” Kami sangat menyambut dengan gembira dan sepenuh hati tim dari provinsi sulut. Apa saja yang perlu kami tampilkan untuk dinilai kami siap, termasuk kunjungan lapangan ke balita stunting”, ujar wakil ketua tim percepatan penurunan stunting kabupaten kepulauan sitaro.
Posisi angka balita stunting pada tahun 2021 tercatat 37 kasus dan tahun 2023 mengalami penurunan drastis disaat ini menjadi 15 kasus.
Sekda berharap tim satgas percepatan penurunan stunting provinsi sulut dapat memberikan bimbingan dan koreksi serta kasus stunting di sitaro bisa segera tuntas. “Bukan karena kita mengejar yang terbaik, tapi semata-mata supaya tidak ada lagi balita stunting. Yang sudah ada sekarang akan diselesaikan dan seterusnya kita akan cegah”, tambahnya.
Pada kesempatan tersebut pula Ketua Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulut Ir Murphi Kuhu menyampaikan bahwa akan melakukan proses verifikasi sekaligus pembuktian dengan apa yang sudah disampaikan pada saat penilaian kinerja beberapa waktu lalu.
Pertama, yaitu melakukan koordinasi dan konsultasi sekaligus pemantauan terhadap aktifitas kinerja yang sudah dilakukan oleh pemerintah terkait dengan delapan aksi konvergensi.
Kedua, akan melakukan verifikasi sekaligus pembuktian apa yang sudah dipresentasikan.
Ketiga, yaitu akan memastikan bahwa inovasi yang sudah dilakukan betul-betul mendarat pada proses intervensi spesifik dan sensitif.
Keempat yaitu mendapatkan informasi yang real time terkait dengan proses yang sudah dilakukan.
Adapun Tim Satgas terdiri dari Bappeda Provinsi Sulut tiga orang yaitu Ciko j Warouw SKom, Yulianti Paerah SSos, Yesaya S Sahelangi SSTP, PUPR dua orang, Ir Hasriyanti Suronoto, Olivia Montolalu ST, Tesa Lonika Tumbai ST serta Dinas Kesehatan dua orang yaitu Alfianus S Kabaikan dan Aldian H Luntungan SKM.
Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Dr Agus T Poputra SE MM MAAk, serta Kepala OPD/perwakilan yang hadir.
